
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) sukses unjuk gigi dalam ajang bergengsi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ALPTK PTMA) di Bandar Lampung.
BANDAR LAMPUNG — FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo kembali mengukuhkan eksistensinya di kancah nasional dan internasional. Melalui kolaborasi apik antara dosen dan mahasiswa, FKIP UMPO memaparkan hasil riset inovatif dalam gelaran The 12th Progressive and Fun Education (ProfunEdu) International Conference. Forum ilmiah yang berlangsung pada 25–27 Juni 2026 ini menjadi momentum krusial bagi UMPO untuk membawa kearifan lokal Indonesia ke panggung digital dunia, sekaligus menebar inspirasi mengenai masa depan dunia pendidikan yang inklusif dan adaptif.
Inovasi STEAM Berbasis Artificial Intelligence
Dalam konferensi internasional tersebut, tim delegasi FKIP UMPO mempresentasikan artikel ilmiah bertajuk “Teachers’ Experiences in Integrating Local Wisdom and Artificial Intelligence into STEAM Education in Indonesia”. Karya ini menyoroti bagaimana para pendidik mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan kecerdasan buatan (AI) dalam metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Hebatnya, penelitian ini melibatkan kolaborasi lintas program studi (prodi) yang melibatkan lima mahasiswa berprestasi, yaitu: Anggita Devi W.D (Pendidikan Bahasa Inggris); Rofi’ah Zayyan A (Pendidikan Guru PAUD); Noor Diana A.A.R (PPG); Ersa Apriyolasani (Pendidikan Matematika); Nadaa Kamiliya (PPKn) Riset intensif yang berjalan selama tiga bulan ini melibatkan observasi mendalam terhadap 45 guru dari berbagai sekolah mitra di Jawa Timur. Sinergi ini membuktikan bahwa mahasiswa FKIP UMPO mampu bersaing dan menghadirkan solusi konkret bagi tantangan pendidikan modern.
Komitmen Menuju Fakultas yang Unggul dan Berdaya Saing
Kehadiran FKIP UMPO di Bandar Lampung dipimpin langsung oleh Dekan FKIP UMPO, yang hadir sebagai representasi komitmen fakultas dalam mendukung atmosfer akademik yang progresif. “Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi seluruh sivitas akademika. Kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa ini menjadi bukti nyata bahwa FKIP UMPO tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas, tetapi juga aktif melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat luas. Kita berkomitmen untuk terus mencetak pendidik masa depan yang melek teknologi tanpa kehilangan akar budayanya,” ujar Dekan FKIP UMPO dengan penuh rasa bangga. Pencapaian ini sejalan dengan visi besar FKIP UMPO untuk menjadi fakultas yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Keterlibatan aktif dalam Rakernas XVII ALPTK PTMA dan 12th ProfunEdu ini sekaligus memperluas jaringan kemitraan strategis dengan puluhan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia. “Pendidikan bukan sekadar mengikuti arus zaman, melainkan keberanian untuk merajut tradisi dan inovasi teknologi demi menuntun generasi masa depan.”